kayaknya aku udah lama ya ga ngupdate nih blog, terakhir2 posting isinya galau terus yah cinta sama akademis hmm
nek tak pikir aku ki pancen drama queen yo (lagi sadar)
yeay its been a long long time sejak waktu itu diumumin sekolahku lulus semua, liat hasil NEM , alhamdulillah rata2 9 lebih. aku gak munafik, waktu itu aku sombong dengan nilai 9 berjejer dan ada 1 nilai 8. hah gajadi perfect 9 semua , yeah emang gak bersyukur banget waktu itu.
tapi lalu aku mikir, emang UAN-mu ki apik tapi kuwi mung ujian nggo kwe tetep usaha opo leno (wah ga biasa banget nih pake bahasa jawa , grammarnya rada berantakan haha).
liat kanan-kiri, mereka nilainya banyak yang dibawah kamu, tapi mungkin usaha mereka lebih besar dari kamu, mereka lebih kenceng doanya dari kamu tapi ini bukan momen mereka. mungkinm besok mereka lebih sukses daripada kamu. astagfirullah, apa yang menjadikanku sebegitu merasa lebih cuma gara-gara nilai UAN. yap, diatas langit masih ada langit.
2 bulan jaraknya dari ujian yang sebenernya, ujian buat jadi mahasiswa beneran, bukan cuma lulusan SMA. aku waktu itu ikut bimbel bareng temen-temen undangan. dari dulu aku sudah menduga emang aku gabakal masuk jadi anak undangan, nyesel sih nilaiku jatuh di kelas 2 semester 2 padahal waktu itu aku udah gak ngevent, tapi itu emang pilihanku sendiri kan? gak bisa nyalahin tuh pemerintah sama sistemnya ato sekolah-sekolah yang kngemark-up nilai, whatev ndak jadi fitnah entar. yeah aku emang gak belajar saat itu, penuh kelabilan.
jadi di kelas 3 itu aku jatuh. jatuh secara mental sejak awal, melihat mereka yang udah siap, aku , masih ketawa-tawa aja-bukan secara harfiah- celelekan. dan aku liat temen-temen lagi, udah daftar privat ini itu, lha aku? bosen sama guru ini ganti, bosen sama guru itu ganti jadi ilmu yang gado-gado pun yang masuk. terus sadar kan, bikin kata-kata motivasi yang gede di kamar cuma tahan berapa hari terus males, bikin lagi terus nyuekin.
nah baru mulai sadar tuh pas liat nilai tryout, what the... wah kalo caranya gini terus gimana bisa ugm. yeah pada punya strategi masing-masing yah. jujur aku kalo belajar itu moody banget, kalo mood bisa sampe pagi, kalo gak mood ya ga belajar seharian. hmm terus jadilah habis uan sehari lesnya ada 3-5. emang ya mending dikit-dikit tapi jadi bukit gitu belajarnya daripada gitu tapi ya mau gimana lagi, itu pilihan saya -__-
aku ini anak yang males, beneran. ga ada skill khusus gitu, yah yg bisa diandelin ya cuma otakku yang pas-pasan diantara orang-orang hebat disekolahku. aku pengen masuk ugm titik. so tiap hari schedulenya ya cuma bimbel-les-maem kalo sempet-les-ngulang pelajaran-tidur.
aku inget dulu sepupuku yang anak ugm bilang gini "aku ki cm 1 persen usaha 99 persenne tuh doa yu, di rumah kerjaanku ya tidur" "1 bulan sebelum snmptn aku solat dhuha 12 rakaat , tahajud gitu"
mbak, aku belum sanggup jika harus kayak gitu. aku gak bisa kayak kamu mbak, aku tidak begitu amat alim. aku berdoa semampuku sebisaku, doaku cuma satu, aku ingin membahagiakan orangtuaku dengan masuk ugm. setiap orang pny caranya masing-masing untuk lebih dekat bicara dengan Allah.
dan alhamdulillah sekarang Allah sudah memberi lampu super cerah yang menerangi jalanku untuk membahagiakan orangtuaku. teknik elektro ugm 2012 :)
Sabtu, 11 Agustus 2012
Kamis, 15 Maret 2012
23.40 march, 15th
Aku menulis ini bukan karena aku merasa bahwa akulah yang
benar karena tidak ada yang patut dipersalahkan disini.
Ketidaktahuan dan egoku begitu tinggi sehingga terkadang
membuat atmosfer menjadi mencekik. Pikiran kekanakanku selalu dominan dalam
menghadapi masalah dan aku ingin berubah, sungguh. Aku sadar aku selalu
berharap terlalu berlebihan tanpa peka pada keadaan di sekitarku. Perilaku yang
defensif irasional nampak selalu menang.
Jika aku sangat menyayangi seseorang, maka seluruh
perhatianku akan kucurahkan buat dia. Terkadang hal ini sungguh berlebihan
sehingga menimbulkan dampak negatif bagiku maupun orang lain. Aku ingin selalu
berbagi dengan dia, melihat senyumnya saat menerima hadiah dariku sudah menjadi
balasan yang cukup. Waktuku ,semuanya, kucurahkan untuk dia yang saat itu
sedang menghadapi masa-masa sulit. Namun, setelah semuanya sudah kucurahkan
tidak membuatku sedemikian paham.
Aku orang yang picik, yah memang. Aku selalu menuntut hanya
untukku sendiri. Aku ingin dia memperhatikanku. Jarak sungguh sangat
merepotkan. Aku ingin selalu ada di dekatnya. Hanya melihatnya saja, aku merasa
sangat tenang. Rasanya semua masalah bisa teratasi dengan mudah. Tapi aku harus
sadar akan realitas. Ini bukan hanya tentang hidupku tapi juga tentang hidup-nya. Walaupun tidak bisa bertemu, aku
ingin merasakan kehadirannya, merasa kalau dia ada, keberadaannya yang
membuatku tersenyum dan merasa mudah. Aku mulai merasakan masa yang sama dengan
dia dulu. Namun, keadaannya berbeda. Dia tidak ada disampingku seperti aku
disampingnya dulu. Aku tidak ingin egoisme selalu mengendalikanku.
Aku cukup bodoh memang, selalu menuntutnya. Aku hanya ingin
merasakan keberadaannya walaupun dia tidak ada disampingku. Aku tersadar
sekarang, ini selalu tentang aku , bukan dia. Aku tidak pernah melihat dari
sudut pandangnya. Bagaimana bisa aku sedemikan bodoh? Aku begitu menyayanginya
tapi mengapa aku selalu mementingkan diriku sendiri?
Aku menyesal, sangat. Aku tidak ingat bagaimana hal-hal yang
dia lakukan untukku. Kalau saja aku bisa menemuinya detik ini, aku ingin
memeluknya, lelaki yang aku sayangi itu. Aku minta maaf. Caraku untuk membuatku
merasakan keberadaanmu sungguh salah.
Tepat satu setengah tahun yang lalu, aku melihatnya
tersenyum. Nampak ia begitu bahagia. Aku ingin melihatnya seperti itu lagi. Aku
tidak mau membebaninya lagi dengan masalahku yang remeh, hanya menginginkan
keberadaannya. Kamu memiliki hal lain yang lebih penting dibandingkan aku. Aku
ingin menjadi orang yang membuatmu semangat, seperti kamu yang menjadi
semangatku.
Aku ingin melihatmu tersenyum bahagia seperti waktu itu. Aku
gak akan membebanimu lagi.
Rabu, 23 November 2011
last
saya lemah.
tulisan diatas bukan untuk membuat saya dipandang remeh oleh orang lain. bukan pula untuk mengundang simpati atas ketidakbisaan saya akan sesuatu. mengapa saya berkata begitu ?
sebenarnya saya seperti siswi SMA seperti yang lainnya. saya sedang berada pada tahun terakhir di salah satu sekolah terbaik di kota ini. Saya hanya agak kecewa pada diri saya. Mengapa? saya telah tujuh belas tahun lebih menghirup udara di bumi ini. Saya belum pernah merasa dalam posisi ini dan belum siap.
saya pemalas.
Ya memang. disaat semua teman seperjuangan saya belajar untuk kelanjutan studi mereka, saya malah banyak melakukan hal yang useless. Berkali-kali saya membuat rencana dan timeline belajar, berkali kali pula saya membuat alasan untuk mangkir dan tidak disiplin mematuhinya.
sampai sampai saya membuat tulisan yg sangat besar di depan kasur dan berharap saat saya bermals-malasan di tempat tidur saya terbangun dan sejenak belajar . tulisan itu berbunyi "Waktu Milikmu Cuma Sedikit, TEKNIK ELEKTRO UGM"
saya ingin sekali memanggil doraemon dan meminta skip waktu, tidak usah uan tidak usah snmptn. tapi saya sadar ini bukan kartun, ini alam nyata. berkali-kali saya mengeluh, berkali-kali saya menangis dan menyesal, apa yang telah saya perbuat setengah tahun ini.
strategi harus diubah, dalam 2 bulan semoga semua bab selesai, terhitung dari selese semesteran tanggal 9 desember 2011. saya memang harus bisa. saya sudah capek mengeluh, capek menyesal. semoga tulisan ini adalah tulisan tentang keluhan saya yang terakhir. saya ingin membahagiakan bapak ibu saya. terimakasih sudah mendukung saya selama ini. pasti kalian capek dengar keluhan, tangisan dan kegalauan tidak penting saya.
Terimakasih buat pacar saya , aaf, you're the greatest life partner :)
LULUS UAN LULUS SNMPTN TEMBUS ELEKTRO UGM AMIN.
tulisan diatas bukan untuk membuat saya dipandang remeh oleh orang lain. bukan pula untuk mengundang simpati atas ketidakbisaan saya akan sesuatu. mengapa saya berkata begitu ?
sebenarnya saya seperti siswi SMA seperti yang lainnya. saya sedang berada pada tahun terakhir di salah satu sekolah terbaik di kota ini. Saya hanya agak kecewa pada diri saya. Mengapa? saya telah tujuh belas tahun lebih menghirup udara di bumi ini. Saya belum pernah merasa dalam posisi ini dan belum siap.
saya pemalas.
Ya memang. disaat semua teman seperjuangan saya belajar untuk kelanjutan studi mereka, saya malah banyak melakukan hal yang useless. Berkali-kali saya membuat rencana dan timeline belajar, berkali kali pula saya membuat alasan untuk mangkir dan tidak disiplin mematuhinya.
sampai sampai saya membuat tulisan yg sangat besar di depan kasur dan berharap saat saya bermals-malasan di tempat tidur saya terbangun dan sejenak belajar . tulisan itu berbunyi "Waktu Milikmu Cuma Sedikit, TEKNIK ELEKTRO UGM"
saya ingin sekali memanggil doraemon dan meminta skip waktu, tidak usah uan tidak usah snmptn. tapi saya sadar ini bukan kartun, ini alam nyata. berkali-kali saya mengeluh, berkali-kali saya menangis dan menyesal, apa yang telah saya perbuat setengah tahun ini.
strategi harus diubah, dalam 2 bulan semoga semua bab selesai, terhitung dari selese semesteran tanggal 9 desember 2011. saya memang harus bisa. saya sudah capek mengeluh, capek menyesal. semoga tulisan ini adalah tulisan tentang keluhan saya yang terakhir. saya ingin membahagiakan bapak ibu saya. terimakasih sudah mendukung saya selama ini. pasti kalian capek dengar keluhan, tangisan dan kegalauan tidak penting saya.
Terimakasih buat pacar saya , aaf, you're the greatest life partner :)
LULUS UAN LULUS SNMPTN TEMBUS ELEKTRO UGM AMIN.
Rabu, 09 November 2011
me, now
heloooo my blog :) long time no see yaa :)
hmm months without write makes me soo confused, why ? many things happened, so fast, the great one , awkward one or the worst one,
Okay i dont wanna talk about this last 6 months (or more?). I will post them in other moment.
I wanna talk bout my life. NOW.
Fyi, I'm in the last year of senior high schoool , so BAD, why? I feel I haven't got the preparation yet huhu :(
I have so many additional lesson, but I m lazyyy, oh MY GODNESS ,
And now, for example, 7.pm Im blogging although I ve so many tasks huhuuuu .
Hmm okay im 17 and I ve to take my responsibility now, stay focus Ayu, get want you have to get in the internet, DONT BLOGGING!!!!
aaa see ya in the next post ;)
hmm months without write makes me soo confused, why ? many things happened, so fast, the great one , awkward one or the worst one,
Okay i dont wanna talk about this last 6 months (or more?). I will post them in other moment.
I wanna talk bout my life. NOW.
Fyi, I'm in the last year of senior high schoool , so BAD, why? I feel I haven't got the preparation yet huhu :(
I have so many additional lesson, but I m lazyyy, oh MY GODNESS ,
And now, for example, 7.pm Im blogging although I ve so many tasks huhuuuu .
Hmm okay im 17 and I ve to take my responsibility now, stay focus Ayu, get want you have to get in the internet, DONT BLOGGING!!!!
aaa see ya in the next post ;)
Selasa, 10 Mei 2011
dear you
Semoga kamu baca ini ya, ini suratku buat kamu yang nggak bisa aku sampein
dan semoga ketika kamu baca ini saat kamu nggak banyak masalah
Kita ketemu dalam start yang sama, aku orang lain kamu pun juga. Kita ketemu juga di tempat yang sangat biasa, tempat les. Tapi siapa tau, Tuhan memang selalu punya rencana , Dia yang menciptakan perasaan itu, perasaan kita, perasaan saling menyayangi. Aku nggak nyalahin kamu, aku juga nggak nyalahin Tuhan, karena Dialah yang Maha Mengetahui apa yang akan terjadi pada kita. Aku bersyukur kok bisa ketemu sama kamu. Tuhan Maha Baik.
15 September 2010, akhirnya kita membentuk suatu komitmen. Tuhan tahu. Kita bahagia. Bukankah kebahagiaan itu dari-Nya? Ya, kita patut bersyukur lagi. Aku senang akan proses yang kita jalani. Aku bahagia karena ada kamu. Aku berharap kamu pun begitu. Indah sekali saat membayangkan masa depan.
Rasanya semua benar, kamu orang yang bareng aku, kamu yang nemeni aku, kamu semuanya.
Rasanya semua nyaman, ketika kamu orang yang memelukku, kamu yang mengaitkan tanganmu, kamu semuanya.
Tuhan Maha Mengatur. Aku nggak nyalahin kamu jika pada akhirnya perasaan itu mulai menurun atau bahkan menghilang, aku juga nggak nyalahin Tuhan, Dia Maha Tahu. Karena perasaan adalah takdir Tuhan dan Ia-lah yang menciptakan.
Aku nggak nuntut kamu merasakan hal yang sama kayak aku, aku nggak nuntut kamu untuk menjadikanku prioritas. Aku hanya satu bab dalam hidupmu. Aku mencoba membangun suatu perasaan yang ikhlas. Karena begitulah cinta. Tuhan yang menciptakannya dan aku patut bersyukur.
Jika kamu membaca suratku ini, boleh nggak aku menawarkan sesuatu? Ayo kita berproses lagi, ayo kita membangun perasaan yang menurun itu, ayo kita inget lagi 8bulan yang udah kita lewati, karena itu bagian dari proses. Aku nggak akan nyalahin kamu juga kalau kamu ngga nerima tawaranku. Karena aku tahu ini adalah bagian dari rencana Tuhan. Karena aku bersyukur, pernah bersama kamu, dan ini sangatlah membuat aku bahagia.
Kalau kamu mau berjalan beriringan lagi sama aku, terima kasih. Aku nggak akan ngumbar janji. Tapi hal yang selalu sama sampe aku nulis surat ini dan semoga seterusnya, semoga kamu tau.
Aku cinta kamu.
Minggu, 24 April 2011
my always bestie
sebelumya aku pengen nulis gimana aku udah 7 bulan lebih sama dia tapi aku jadi keinget kalo dulu aku pengen nulis sesuatu buat kamu , sahabatku, tapi aku nggak tau kamu masih nganggep aku sahabatku apa bukan.
sebut saja namanya Hani.
aku udah temenan sama hani sejak smp , kalo dihitung udah hampir empat tahun kita berteman cukup dekat, aku nganggep dia sahabatku, DULU dia juga pernah bilang kalo dia juga nganggep aku sahabatnya
waktu berjalan, hani dan aku masuk ke sekolah menengah yang sama.
semua mulai berubah semenjak kami mulai mengenal banyak orang disana. aku belum menyadari perubahan yang ada pada diri hani. kami sering main bareng, cerita bareng sampe dulu nangis bareng. aku inget gimana dulu hani nemeni aku yang sendirian, begitu juga sebaliknya. aku menganggap dia adalah teman yang BENAR BENAR teman bukan hanya teman yang hanya dijadikan teman haha hihi aja , kamu yang bilang kayak gitu kan han?
aku mulai merasa ada perubahan pada hani saat dia mulai menjadi anak yang dikenal di sekolah ato yang sering kita sebut dengan 'eksis'. pergaulannya mulai berubah dan sedikit demi sedikit mulai menjauh
waktu itu aku mikir, its okay dunia persahabatan juga bukan cuma milik kita han.
lalu hani mulai punya pacar, sebut saja fahri. aku sih seneng-seneng aja asal hani juga senang lagian aku juga lagi deket sama orang. bukankah itu menyenangkan kalo kita bangga menceritakan pasangan masing-masing ?
lalu bulan-bulan kelabu mulai menyelimuti hubungan hani, aku ikut sedih dengannya , aku mencoba menghibur hani semampuku, aku mengesampingkan semua ceritaku sendiri yang ingin kubagi dengan hani.
hingga aku lupa akan kisahku karena setiap kali aku berbincang dengannya semua tentang fahri. sebenarnya aku ingin bercerita bagaimana senangnya aku dengan orang itu, namun bukankah itu tak tau diri namanya ? sahabatmu sedang terluka tapikau malah menari dengan bahagia. sahabat macam apa itu?
lalu hani mulai menemukan orang lain lagi, aku turut senang bersamanya sebut saja orang itu Niko. Awalnya dia bercerita , mungkin kamu lupa han tapi aku inget setiap kata yg kluar dari mulutmu, kamu nggak bakal pacaran sama niko.
yaudah han aku cuma bisa dukung kamu, asal kamu gak sedih lagi. aku lalu mendengar setiap ceritamu lagi, bagaimana kamu menghabiskan waktu dengan dia. kamu mungkin nggak sadar tapi setiap pembicaraan kita pasti berakhir dengan masalahmu dan niko.
sebenarnya han banyak yang ingin aku ceritakan juga, bagaimana hidupku, bagaimana aku menghabiskan waktuku dengan manda, teman-teman kita..
lalu aku mulai menyadari, kau memang sering meminta tolong padaku, saat bersama fahri juga, dan semua itu demi kepentinganmu. namun sekarang han, kamu hanya membutuhkanku ketika kamu butuh saja, mana katakatamu yang dulu kalau kamu adalah sahabatku?
kamu sekarang mulai menemukan teman baru yang dulu kamu jelek-jelekan tapi lihat faktanya sekarang, ya mungkin aku memang cemburu karena kita nggak sama-sama lagi han, tapi setelah perlakuanmu hari itu aku juga bisa sakit hati lho.
hari itu kamu ngesms aku, aku seneng banget han , kita mungkin bisa main bareng lagi walaupun kamu hanya minta aku buat nganterin kamu untuk kepentingan ultah pacarmu. ternyata dugaanku salah, kamu bersikap seenaknya, lagi.
aku kangen kamu han, sahabatku yang dulu, tapi setiap aku ngelihat kamu di sekolah, nggak pernah nyapa aku lagi, aku mikir. itu bukan hani, itu bukan sahabatku.
tapi aku inget kata seorang temanku, seburuk apapun sahabatmu, dia tetap sahabatmu.
mungkin han kamu udah nggak nganggep aku sahabatmu lagi tapi aku tetep sayang kamu hani sebagai sahabatku yang sangat baik.
aku sedih han kalok kita ga sahabatan kayak dulu lagi, tapi apa kamu tau ? apa kamu peduli ?
Langganan:
Postingan (Atom)